1
Arikunto, S. (2005). Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktik. Edisi revisi. Jakarta : Rineka Cipta.
2
Budhiman, M. (2001). Langkah Awal Menanggulangi Autisme. Jakarta: Nirmala.
3
Budiamin, dkk. (2006). Perkembangan Peserta Didik. Bandung : UPI PRESS.
4
Chen, K, & Walk. (2006). Social Skills Training Intevension for Student with Emotional/ Behavioral Disorder : A Literature Review from American Perspective. www.ccbd.net/dokuments/bb/BB.15(3)%social% 20 skills pdf. Diakses pada tanggal 14 Juni 2015.
5
Cotugno, A.J. (2009). Social Competence and Social Skills Training and Intervention for Children with Autism Spectrum Disorders. Published online : 14 April 2009 Springer Science+Business Media, LLC.
7
Efendi, dkk. (2013). Gambaran Faktor Pre Natal Sebagai Penyebab Autis Di Sekolah Anak Khusus Kembang Mekar Desa Kepanjen Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang.
9
Handoyo, Y. (2003). Autisma. Jakarta: Bhuana Ilmu Populer.
10
Hapsari, M.I & Hasanat, N.U. (2000). Efektifitas Pelatihan Keterampilan Sosial pada Remaja dengan Gangguan Kecemasan. www.Jurnal.ump.ac.id/index.php/psikologi/article/view. Diakses pada tanggal 14 Juni 2015.
11
Hartika, Sintia. (2012). Terapi Bermain : Cooperative Play Dengan Puzzle Meningkatkan Kemampuan Sosialisasi Anak Retardasi Mental. Tidak dipublikasikan.
12
Herbert, J.D & Kasdan, T.B. (2001). Social Anxiety Disorder in Childhood and Adolescence : Current Status and Future Directions. www.mason.gmu.edu/tkashdan/childsad/pdf. Diakses pada tanggal 14 Juni 2015.
13
Hidayat, A.A. (2007). Metode Penelitian Keperawatan dan Teknik Analisa Data. Jakarta : Salemba Medika.
15
Jumaini. (2010). Pengaruh Cognitive Behavioral Social Skills Training (CBSST) terhadap Kemampuan bersosialisasi di BLU RS Dr. H. Marzzoeki Mahdi Bogor. Tesis FIK-UI. Tidak dipublikasikan.
16
Kneils, C.R., Wilson, H.S., & Trigoboff, E. (2004). Contemporary Psychiatry Mental Health Nursing. New Jersey : Pearson Prentice Hall.
17
Melissa, E. (2010). The Efï¬cacy of a Social Skills Group Intervention for Improving Social Behaviors in Children with High Functioning Autism Spectrum Disorders. Published online Springer Science+Business Media, LLC.
18
Minropa, Aida. (2013). Analisis Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Kemajuan Terapianak Autis Di Kota Padang. Tidak dipublikasikan.
19
Notoatmojo, S. (2005). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta.
20
Peeters, T. (2004). Autisme. Jakarta: Dian Rakyat.
21
Potter dan Perry. (2005). Fundamental Keperawatan Volume I Edisi 4. Jakarta: EGC.
22
Prawitasari, dkk. (2002). Psikoterapi Pendekatan Konvensional dan Kontemporer. Yogyakarta: Pustaka Pelajar dan Unit Publikasi Fakultas Pikologi UGM.
23
Renidayati. (2008). Pengaruh Social Skill Training (SST) pada Klien Isolasi Sosial di RSJ H.B Saanin Padang Sumatera Barat. Tesis FIK-UI. Tidak dipublikasikan.
24
Sabri, Rika. (2008). Pengaruh Pendekatan Home Base Program Dalam Pemberian Terapi Metoda Applied Behaviour Analysis (ABA) Terhadap Kemajuan Penderita Autisma di Sekolah Autisma Kota Padang. Tidak dipublikasikan.
25
Sabri, Rika dkk. (2009). Pengaruh Terapi Autis Terhadap Kemajuan Anak Autis di Sekolah Khusus Autisme di Kota Padang. Tidak dipublikasikan.
26
Sambodo, Sriadi. (2012). Pengaruh SST terhadap keterampilan sosialisasi dan social anxiety remaja tunarungu di SLB Kabupaten Wonosobo.Tesis FIK-UI.
27
Sastroasmoro, S & Ismael, S,. (2010). Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Klinis. Edisi ke-3. Jakarta : Sagung Seto.
28
Sisiliana. (2013). Pengaruh Metode Aba (Applied Behaviour Analysis): Kemampuan Bersosialisasi Terhadap Kemampuan Interaksi Sosial Anak Autis di SLB TPA (Taman Pendidikan Dan Asuhan) Kabupaten Jember. Tidak dipublikasikan.
29
Stuat, G.W. (2009). Principles and practice of pshychiatric nursing. Louis Missouri :Mosby Elsevier.
30
Yatim, F. (2003). Autisme Suatu Gangguan Jiwa Pada Anak-Anak. Jakarta: Pustaka Populer Obor.
31
Yosep, I. (2009). Keperawatan Jiwa. Bandung: Refika Aditama.
32
Worskshop Keperawatan Jiwa ke-8. (2014). Modul Terapi Keperawatan Jiwa. Depok : FIK-UI.