Main Article Content

Abstract

Pemerintah  melalui Kementrian Pendidikan Nasional memberi perhatian lebih bagi dunia pendidikan untuk melakukan penilaian-penilaian terhadap mutu pendidikan di sekolah khususnya Sekolah Menengah (SMA/MA) di Provinsi jambi. Kementrian Pendidikan Nasional yang dibantu oleh Badan Akreditasi Nasional Sekolah Menengah (BAN-SM) memberikan pengkategorian yang terdiri atas kategori A artinya sangat baik, B artinya baik dan kategori C artinya cukup. Adapun komponen yang mempengaruhi antara lain , (1)  standar isi, (2)  standar proses, (3) standar kompetensi lulusan, (4) standar pengelolaan, (4) standar pendidik dan tenaga kependidikan, (5) standar sarana dan prasarana, (6) standar pengelolaan, (7) standar pembiayaan dan (8) standar penilaian. Setiap komponen/ faktor ada yang memberi pengaruh dominan diantara yang lainnya. Untuk itu perlu dimodelkan dengan Model RLOTG  yang merupakan model gabungan antara Model Regresi Logistik Ordinal dengan Model Regresi Terpengaruh Wilayah. Model ini adalah analisis hubungan antara peubah respon dalam kategori ordinal dengan peubah prediktor dengan mempertimbangkan titik lokasi pengamatan dari setiap observasi. Selanjutnya menentukan faktor-faktor RLOTG yang mempengaruhi tingkat akreditasi pada setiap SMA/MA di Provinsi Jambi dan dilanjutkan mendeskripsikan peta keragaman spasial dari setiap peubah, koefisien peubah yang nyata pada akreditasi SMA/MA se Provinsi Jambi.Hasil penelitian memberikan gambaran bahwa semua peubah preiktor berpengaruh secara nyata pada tingkat akreditasi sebuah sekolah. Model RLOTG yang dihasilkan sudah cukup baik, dengan nilai likelihood G=20.61 dan ketepatan klasifikasi menggunakan uji CCR senilai 94%. 


 

Article Details

How to Cite
1.
Multahadah C. ANALISIS KLASIFIKASI AKREDITASI SMA/MA BERDASARKAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SE PROVINSI JAMBI DENGAN RLTOG: ANALISIS KLASIFIKASI AKREDITASI SMA/MA BERDASARKAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SE PROVINSI JAMBI DENGAN RLTOG. Eksakta [Internet]. 2018Apr.28 [cited 2020Aug.4];19(1):113-7. Available from: http://eksakta.ppj.unp.ac.id/index.php/eksakta/article/view/116