1
Prihatman K. (2016). Ketela Pohon/Singkong (Manihot utilissima Pohl). Teknologi Tepat Guna Budidaya Pertanian. Sistem Informasi Manajemen Pembangunan di Pedesaan, Proyek PEMD, BAPPENAS. Jakarta
2
Masniah, Y. (2019). Potensi ubi kayu sebagai pangan fungsional. Dalam: Prosiding Seminar Hasil Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi. Balai Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi), Malang (ID), Jawa Timur 2(2).
3
Soenarso dan Soehardi. (2017). Memelihara Kesehatan Jasmani Melalui Makanan. ITB. Bandung.
4
BB-Biogen. (2016). Buku Katalog Plasma Nutfah Tanaman Pangan 2010. Balai Besar Litbang Biogen. Bogor.
5
Rukmana, Rahmat. (2017). Ubi Kayu. Budidaya dan Pasca Panen. Kanisius.Yogyakarta.
6
Suprapati, alaies. (2015). Tepung Tapioka. Pembuatan dan Pemanfaatannya. Kanisius. Yogyakarta.
7
Estiasih, Teti et al. (2017). Umbi-umbian dan Pengolahannya. Universitas Brawijaya Press. Malang.
8
Susilawati, S., Nurdjanah, S., & Putri, S. (2018). Karakteristik sifat fisik dan kimia ubi kayu (Manihot esculenta) berdasarkan lokasi penanaman dan umur panen berbeda. Jurnal Teknologi Industri & Hasil Pertanian, 13(2), 59-72.
9
Davidek, J., Velisek, J., & Pokorny, J. (2019). Chemical changes during food processing. Elsevien Science. Distributors for the US and Canada.
10
Greenwood, C. T., & Munro, D. N. (2019). Carbohydrates. Effects of Heat on Foodstufs. Applied Sience Publ. Ltd. London.
11
Syamsir, E., Hariyadi, P., Fardiaz, D., & Kusnandar, F. (2020). Karakterisasi tapioka dari lima varietas ubi kayu (Manihot utilisima Crantz) asal lampung. Jurnal agroteknologi, 5(01), 93-105.
12
Nwokocha, L. M., Aviara, N. A., Senan, C., & Williams, P. A.( 2019). A comparative study of some properties of cassava (Manihot esculenta, Crantz) and cocoyam (Colocasia esculenta, Linn) starches. Carbohydrate polymers, 76(3), 362-367.
13
Sari, A. K., Indriyani, S., Ekowati, G., & Batoro, J. (2017). Keragaman Struktur Butir Amilum, Kadar Tepung, dan Clustering Delapan Taksa Tanaman Berumbi di Desa Simo Kecamatan Kendal Kabupaten Ngawi. Biotropika: Journal of Tropical Biology, 5(1), 14-21..
14
Hidayat B, Kalsum N, dan Surfiana. (2019). Karakterisasi tepung ubi kayu modifikasi yang diproses menggunakan metode pragelatinisasi parsial. Jurnal Teknologi Industri dan Hasil Pertanian,2(14): 148-159.
15
Zulaidah, A. (2012). Peningkatan nilai guna pati alami melalui proses modifikasi pati. Dinamika Sains, 10(22).
16
Kartikasari, S. N., Sari, P., & Subagio, A. (2016). Karakterisasi sifat kimia, profil amilografi (rva) dan morfologi granula (sem) pati singkong termodifikasi secara biologi. Jurnal Agroteknologi, 10(01), 12-24.
17
Janket A, Vorasoot N, Toomsan B, Kaewpradit W, Jogloy S, Theerakulpisut P, Holbrook C , Kvien C, Banterng P. (2020). Starch Accumulation and Granule Size Distribution of Cassava cv. Rayong 9 Grown under Irrigated and Rainfed Conditions Using Di erent Growing Seasons. Agronomy. 10(412) : 1 – 17
18
Jading, A., Tethool, E., Payung, P., & Gultom, S. (2015). Karakteristik fisikokimia pati sagu hasil pengeringan secara fluidisasi menggunakan alat pengering cross flow fluidized bed bertenaga surya dan biomassa. Reaktor, 13(3): 155- 164.
19
Piyachomkwan, K., Klanrong, S., Chinsamran, K., Laohaphattanalert, K., & Oates, C. (2017). Development of a standard protocol for the processing of high quality sweetpotato starch for noodle making. In Sweetpotato post-harvest research and development in China Proceedings of an International workshop held in Chengdu, Sichuan, PR China, CIP (pp. 140-165).
20
BIOTEC. (2015). Physically modified cassava starch and its potensial application in food and non-food industry. www.mw//A./BIOTEC.html. Diakses pada 23 Januari 2021.
21
Lindeboom, N., Chang, P. R., & Tyler, R. T. (2014). Analytical biochemical and physicochemical aspects of starch granule size with emphasis on small granule starches. Starch Journal. 89-99.
22
Murtiningrum, M., Lisangan, M. M., & Edoway, Y. (2016). Pengaruh Preparasi Ubi Jalar (Ipomoea batatas) sebagai Bahan Pengental Terhadap Komposisi Kimia dan Sifat Organoleptik Saus Buah Merah (Pandanus conoideusL). Agrointek, 6(1), 1-7.